Portfolio

Go Digital! Website Development dan Social Media

Belajar web development untuk pemula sering membuat orang ragu. Yayasan HOPE, SkillNation, dan CUAN menjawab keraguan itu lewat sesi Pengembangan Website Dasar pada 26 September 2026. Sesi ini berlangsung di The Wayang Office Plaza dan menarik 30 peserta. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Inisiatif Pendidikan Digital Yayasan HOPE. Mengapa Belajar Web Development untuk Pemula Itu Penting Sesi ini lahir dari survei kesiapan digital di MI YAPPI Tegalweru. Tim survei menemukan banyak keterbatasan. Ruang kelas belum punya komputer, proyektor, jaringan, dan stopkontak yang memadai. Akibatnya, guru terus memakai metode pengajaran konvensional. Yayasan HOPE kemudian menyiapkan beberapa modul pelatihan. Modul itu mencakup pengembangan web, aksesibilitas web (WCAG), literasi digital, optimasi media sosial, keamanan siber, dan dasar kecerdasan buatan. Karena itu, panitia memilih GO DIGITAL! sebagai langkah awal. Panitia menjadikan sesi web development sebagai pintu masuk. Peserta bisa langsung mempraktikkan bekalnya. Selain itu, mereka membangun pemahaman dasar tentang cara kerja internet. Mengenal Website dari Dasar Aditya Putra Wijayanto, sang pemateri, membuka sesi dengan dua sudut pandang. Secara umum, website adalah sistem informasi global yang pengguna akses lewat web browser. Secara teknis, website berupa kumpulan file teks dan media (HTML, CSS, JS) di server. Browser lalu menerjemahkan file itu menjadi tampilan visual. Peserta juga menelusuri sejarah web. Situs web pertama, info.cern.ch, lahir pada 1991. Pada 1993, World Wide Web terbuka untuk semua orang. Setahun kemudian, W3C berdiri. Lalu era Web 2.0 mulai sekitar 2003. Berikutnya, pemateri membedakan website statis dan dinamis. Penulis harus mengedit halaman statis secara manual, dan formatnya biasanya HTML. Sebaliknya, konten website dinamis bisa berubah tanpa mengubah kode. Peserta juga mengenal berbagai jenis website, misalnya blog, e-commerce, web katalog, forum, portal berita, web organisasi, dan company profile. Memilih Domain yang Tepat Peserta kemudian membandingkan ekstensi domain. Ekstensi .com cocok untuk bisnis dan toko online. Sementara itu, .id menyasar audiens di Indonesia, dan .org pas untuk yayasan, komunitas, serta organisasi nirlaba. Sebaliknya, .co.id menuntut KTP dan dokumen perusahaan seperti SIUP atau NIB. Adapun .ac.id meminta SK pendirian dan KTP penanggung jawab. Dengan demikian, yayasan dan komunitas paling mudah memilih .org atau .id, sebab keduanya tanpa verifikasi dokumen khusus. Memahami Alur Client-Server Pemateri menjelaskan alur akses website lewat diagram bertahap. Contohnya, ia memakai tokoku.com. Pertama, pengguna mengetik alamat di browser. Kemudian, browser bertanya ke DNS server, yang berfungsi sebagai buku alamat web. Selanjutnya, DNS membalas dengan alamat IP. Setelah itu, browser mengirim request HTTP atau HTTPS ke web server untuk meminta halaman utama. Server memproses permintaan itu, lalu mengirim response berupa file HTML, CSS, dan JS. Akhirnya, browser merender file tersebut menjadi halaman di layar. Keamanan Internet: Bekal Penting Sebelum Menulis Kode Sesi ini tidak hanya mengajarkan teknik. Pemateri juga menekankan privasi dan keamanan. Pada HTTP, data berjalan tanpa enkripsi, jadi orang mudah mengintipnya di Wi-Fi publik. Ibaratnya, pesan itu melaju lewat kartu pos terbuka. Sebaliknya, HTTPS memakai enkripsi SSL/TLS, sehingga data aman dari penyadapan. Ibaratnya, pesan itu bepergian dalam brankas yang aman. Peserta juga belajar membedakan informasi yang boleh dan tidak boleh mereka bagikan. Mereka boleh membagikan username media sosial (tanpa password), nama lengkap dan instansi, email bisnis, serta portofolio publik. Sebaliknya, jangan pernah bagikan OTP, PIN, password, dan NIK. Rahasiakan juga nomor KK, nama ibu kandung, kode CVV, dan tanggal kedaluwarsa kartu. Pemateri lalu mengajarkan empat kebiasaan refleks saat browsing: Simpan bookmark untuk situs penting seperti bank, kampus, dan email. Dengan begitu, peserta tidak sembarangan mengklik link dari WA atau SMS. Periksa ekstensi file sebelum mengunduh. Waspadai file .exe atau .apk bila peserta mencari PDF. Tolak pop-up push notification dari website baru. Cara ini mencegah spam promo dan link phishing. Kendalikan cookie dengan memilih Reject All, Decline, atau Essential Only, bukan Accept All. Dasar HTML dan CSS untuk Pemula Setelah itu, peserta masuk ke inti sesi. Inilah jantung belajar web development untuk pemula. HTML menjadi kerangka web, sedangkan CSS mempercantik tampilannya. Pemateri memulai dari struktur dasar dokumen: html, head (tempat title), dan body. Lalu ia membedah anatomi elemen, yaitu tag pembuka dan penutup, atribut, property, dan value. Contohnya, tag img memakai atribut src, alt, width, dan height. Peserta kemudian mengenal elemen yang sering muncul. Elemen itu meliputi teks (h1 sampai h6, p), gambar, link, list, tabel, form, div dan span, serta elemen semantik seperti nav, header, main, footer, article, dan section. Mereka juga mencoba iframe, audio, dan video. Pada sisi CSS, peserta belajar sintaks dasar: satu rule terdiri atas selector dan blok property dengan value. Mereka lalu mengatur teks lewat color, font-size, font-weight, text-align, dan line-height. Setelah itu, pemateri menjelaskan box model, yaitu content, padding (jarak di dalam), border, dan margin (jarak di luar). Untuk tata letak, pemateri mengajarkan Flexbox dan Grid. Flexbox mengatur susunan satu arah, seperti navbar. Grid mengatur baris dan kolom, seperti kumpulan card. Akhirnya, peserta mempelajari position relative dan absolute serta media query. Dengan media query, tampilan berubah dari tiga kolom di desktop menjadi satu kolom di mobile. Responsive design penting karena sebagian besar pengguna mengakses web lewat ponsel. Praktik Langsung dan Dampaknya Sesi berakhir dengan praktik membuat halaman web. Peserta menerapkan konsep HTML dan CSS yang mereka pelajari, lalu mengikuti tanya jawab. Dari sesi ini, peserta memahami cara kerja website, dari permintaan browser sampai tampilan halaman. Mereka juga bisa memilih jenis website dan domain yang sesuai. Selain itu, mereka kini lebih waspada terhadap phishing, file berbahaya, dan permintaan data pribadi. Bagi guru, sesi ini membuka langkah awal keluar dari metode pengajaran konvensional. Bagi pemula yang ingin lanjut, panduan belajar web development dari MDN Web Docs menyediakan materi gratis. Peserta bisa memakainya untuk berlatih mandiri di rumah. Tantangan dan Langkah Berikutnya Namun, tantangan tetap ada. Infrastruktur digital sekolah belum memadai, mulai dari komputer, proyektor, jaringan, Wi-Fi, sampai stopkontak. Kondisi ruang kelas yang sempit juga mengganggu kenyamanan praktik. Selain itu, satu sesi sangat singkat untuk topik seluas ini, dan tingkat pengalaman peserta berbeda-beda. Karena itu, laporan kegiatan merekomendasikan beberapa langkah prioritas: Siapkan Ruang Kelas Pembelajaran Digital dengan komputer, proyektor, internet, Wi-Fi, printer, dan stasiun pengisian daya. Perbaiki instalasi listrik dan tambah stopkontak agar perangkat bisa menyala bersamaan. Adakan sesi lanjutan HTML dan CSS, termasuk pengenalan JavaScript, hosting,

Go Digital! Website Development dan Social Media Read More »

Kolaborasi AI di Kawasan ASEAN: Hasil Pertemuan ASEAN Public-Private Dialogue on AI (PPDAI) 2025

Mendorong Ekosistem AI yang Kolaboratif dan Inklusif Pertemuan ASEAN Public-Private Dialogue on Artificial Intelligence (PPDAI) yang diselenggarakan pada 25 September 2025 menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara sektor publik dan swasta di bidang kecerdasan buatan (AI). Forum ini berfokus pada penyusunan Recommendation Paper on AI Partnerships, yang dirancang untuk mengintegrasikan masukan dari seluruh negara anggota ASEAN serta mitra strategis. Salah satu pembahasan utama dalam pertemuan ini adalah pengembangan National AI Action Plan 2030, sebagai panduan bersama bagi negara-negara ASEAN dalam mendorong adopsi dan tata kelola AI yang aman, etis, dan berkelanjutan. Selain itu, dibahas pula pembentukan National AI Office (NAIO) yang berperan sebagai pusat koordinasi kebijakan dan implementasi proyek AI di tingkat nasional. Keberadaan NAIO diharapkan dapat memperkuat kerangka kerja lintas sektor dalam mengelola transformasi digital dan inovasi berbasis data di kawasan. Inisiatif Inklusif dan Pembangunan Berkelanjutan Dalam upaya memastikan AI berkembang secara inklusif, forum PPDAI juga menyoroti dua inisiatif penting: National Plan for Gender Equality dan National Green Growth Strategy. Kedua program ini menekankan pentingnya peningkatan literasi digital dan pengembangan keterampilan masyarakat agar manfaat teknologi AI dapat dirasakan secara merata, terutama bagi kelompok rentan dan daerah berkembang di Asia Tenggara. Selain memperkuat peran perempuan dalam bidang teknologi, strategi ini juga menempatkan keberlanjutan lingkungan sebagai pilar utama dalam implementasi AI. Pengembangan solusi hijau, efisiensi energi, dan inovasi ramah lingkungan menjadi bagian dari komitmen bersama negara ASEAN untuk mendukung agenda green growth. Hasil dan Langkah Selanjutnya Pertemuan PPDAI menghasilkan beberapa poin penting yang akan menjadi dasar dalam penyusunan Recommendation Paper on AI Partnerships for ASEAN WG-AI (Working Group on Artificial Intelligence). Dokumen ini diharapkan dapat menjadi referensi strategis bagi pembuat kebijakan, pelaku industri, dan lembaga riset dalam memperkuat ekosistem AI di kawasan ASEAN. Secara keseluruhan, PPDAI 2025 mencerminkan semangat kolaborasi yang kuat antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat. Melalui forum ini, ASEAN menegaskan komitmennya untuk membangun masa depan digital yang cerdas, inklusif, dan berkelanjutan—serta memastikan bahwa teknologi AI menjadi alat untuk memperkuat pembangunan manusia dan pertumbuhan ekonomi di kawasan.

Kolaborasi AI di Kawasan ASEAN: Hasil Pertemuan ASEAN Public-Private Dialogue on AI (PPDAI) 2025 Read More »

Apresiasi Universitas Darma Persada untuk SETI

Pada tanggal 17 Juli 2025, Yayasan Siber Edukasi Teknologi (SETI) menerima kunjungan kehormatan dari perwakilan Program Studi Diploma 3 Bahasa Inggris, Fakultas Bahasa dan Budaya, Universitas Darma Persada. Kunjungan ini menjadi momen yang penuh makna sebagai wujud sinergi antara dunia pendidikan dan dunia industri. Dalam kesempatan tersebut, Universitas Darma Persada menyerahkan sertifikat apresiasi kepada SETI atas kontribusinya sebagai mitra industri yang aktif dan suportif dalam pelaksanaan program magang dan mendidik mahasiswa/i di dunia lapangan pekerjaan hingga berhasil ke Internasional (Pelatihan Japan). Program ini merupakan bagian dari pemenuhan syarat kelulusan bagi mahasiswa Program D3 Bahasa Inggris, sekaligus jembatan penting dalam membekali mereka dengan pengalaman nyata di dunia kerja. Melalui kolaborasi ini, mahasiswa diberikan kesempatan untuk: Mengasah keterampilan praktis di lingkungan profesional, Mengaplikasikan teori yang dipelajari di bangku kuliah dalam konteks industri digital, Membangun soft skill seperti komunikasi, tanggung jawab, dan inisiatif kerja, Serta memperluas wawasan tentang dinamika kerja dan potensi karier masa depan.   Sertifikat apresiasi diserahkan langsung oleh Ibu Alia Afiyati, M.Pd., selaku Kepala Program Studi, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi SETI dalam menciptakan ruang belajar yang relevan, inklusif, dan mendukung pertumbuhan mahasiswa secara holistik. Komitmen Yayasan Siber Edukasi Teknologi Sebagai lembaga yang bergerak di bidang edukasi dan pengembangan keterampilan berbasis digital, SETI memiliki komitmen kuat untuk menjadi bagian dari solusi pendidikan masa kini yakni mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga adaptif, kreatif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja modern. SETI tidak hanya membuka ruang magang, tetapi juga hadir sebagai pendamping aktif yang membimbing mahasiswa untuk berkembang secara profesional. Kami percaya bahwa dukungan terhadap pendidikan vokasi adalah investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Terima kasih kepada Universitas Darma Persada atas kepercayaannya. Semoga sinergi ini terus berkembang menjadi kolaborasi jangka panjang yang memberikan dampak positif bagi mahasiswa, institusi, dan masyarakat luas.

Apresiasi Universitas Darma Persada untuk SETI Read More »

WEBINAR Level Up Bisnis dengan Digital Marketing

Pada tanggal 19 Juli 2025, SkillNation menyelenggarakan kegiatan webinar bertajuk “Level Up Bisnis dengan Digital Marketing” melalui kolaborasi dengan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman strategis dan keterampilan praktis di bidang digital marketing, yang relevan dengan kebutuhan pengembangan bisnis di era digital. Materi disusun secara aplikatif agar peserta, khususnya mahasiswa, mampu menerapkan langsung konsep-konsep pemasaran digital dalam konteks akademik maupun dunia usaha. Webinar ini menghadirkan narasumber Sarah, yang saat ini menjabat sebagai Digital Marketing Manager di PT Lensa Garuda Media. Dengan pengalaman profesional di bidang pemasaran digital, beliau membagikan wawasan serta praktik langsung yang dapat diterapkan oleh peserta di berbagai skala bisnis. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari Universitas Bhayangkara Jakarta Raya dan berlangsung secara interaktif. Antusiasme peserta tercermin dari tingginya partisipasi dalam sesi diskusi, serta umpan balik positif terhadap substansi materi dan metode penyampaian yang digunakan. Melalui webinar ini, SkillNation terus memperkuat posisinya sebagai penyedia pelatihan berbasis industri yang berorientasi pada pengembangan kompetensi digital generasi muda berbakat. Tujuan Kegiatan 🎁 Fasilitas yang Diberikan Webinar ini memberikan nilai tambah yang signifikan bagi peserta, khususnya dalam memperkuat pemahaman terkait peran strategis digital marketing dalam pengembangan usaha dan peningkatan daya saing individu di era transformasi digital. Melalui kolaborasi ini, SkillNation kembali menegaskan posisinya sebagai mitra pengembangan kompetensi digital yang adaptif terhadap kebutuhan industri. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan SkillNation dalam mendukung terciptanya sumber daya manusia yang unggul, siap menghadapi dinamika pasar kerja, serta mampu berkontribusi dalam ekosistem ekonomi digital nasional. Cara lulus jadi ASN

WEBINAR Level Up Bisnis dengan Digital Marketing Read More »

Training Drone

Training DRONE dengan Balmon Jogja

Pada tanggal 2 Juni 2025, Skillnation menyelenggarakan program traning & workshop drone pilot yang dilaksanakan di Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis dalam meningkatkan kompetensi teknis sumber daya manusia di bidang pengoperasian pesawat tanpa awak (drone). Pelatihan ini dirancang secara komprehensif, mencakup pemahaman teori dan praktik operasional drone dengan materi Regulasi penerbangan drone  serta pemanfaatan drone untuk mendukung kegiatan pemantauan dan dokumentasi visual secara profesional.     Peserta Pelatihan ini diikuti oleh 25 peserta dari Balai Monitoring Spektrum Frekuensi Radio Kelas I Yogyakarta (Balmon Yogyakarta).   Mentor Sesi pelatihan dibimbing langsung oleh para instruktur berpengalaman, hasil kolaborasi antara Skillnation dan tim profesional dari PT Lensa Garuda Media (Lensagram), yang telah memiliki rekam jejak kuat di bidang teknologi, dan sinematografi udara.   Durasi Pelatihan Pelatihan dilaksanakan dalam durasi 8 jam (satu hari penuh), mencakup materi teori, simulasi, dan praktik lapangan.     Tujuan Pelatihan   Manfaat Pelatihan   Contoh Sertifikasi  

Training DRONE dengan Balmon Jogja Read More »

Capacity building for government officials/staffs to bridge the asean digital divide in the post of covid19 (2023)

Menjembatani Kesenjangan Digital di ASEAN Pasca COVID-19 Pandemi COVID-19 telah mempercepat transformasi digital di seluruh dunia, termasuk di kawasan ASEAN. Namun, tidak semua negara dan institusi memiliki kesiapan yang sama dalam mengadopsi teknologi digital. Program Capacity Building for Government Officials/Staffs to Bridge the ASEAN Digital Divide in the Post-COVID-19 Era (2023) hadir sebagai solusi untuk meningkatkan kapasitas digital pegawai pemerintah dalam menghadapi tantangan era digital. Tujuan Program Capacity Building Program ini bertujuan untuk memperkuat keterampilan digital pejabat dan staf pemerintah agar mampu mengelola serta mengoptimalkan teknologi dalam pelayanan publik. Fokus utama program ini meliputi: Manfaat Program bagi Pemerintah ASEAN Dengan adanya program ini, pejabat dan staf pemerintah akan memperoleh berbagai manfaat, seperti: ✅ Peningkatan Kapabilitas Digital – Memastikan pegawai pemerintah memiliki keterampilan digital yang relevan dengan perkembangan zaman. ✅ Pemerataan Akses Teknologi di ASEAN – Mengurangi kesenjangan digital antar negara dan wilayah. ✅ Peningkatan Efisiensi Administrasi Publik – Menggunakan teknologi untuk memberikan pelayanan yang lebih cepat dan efektif. ✅ Keamanan Digital yang Lebih Baik – Memahami cara mengelola data dan informasi dengan aman. ✅ Dukungan terhadap Ekonomi Digital ASEAN – Memastikan kesiapan pemerintah dalam menghadapi pertumbuhan ekonomi berbasis digital.

Capacity building for government officials/staffs to bridge the asean digital divide in the post of covid19 (2023) Read More »

Asean cyberreadi (2020)

Meningkatkan Literasi dan Kesadaran Keamanan Siber Di era digital yang semakin maju, keamanan siber menjadi prioritas utama bagi individu, organisasi, dan pemerintah. ASEAN CyberReadi 2020 merupakan inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat ASEAN terhadap pentingnya keamanan siber dalam kehidupan sehari-hari. Program ini dirancang untuk membantu pengguna internet agar lebih siap menghadapi ancaman siber dan menggunakan teknologi secara aman serta bertanggung jawab. Tujuan ASEAN CyberReadi Program ASEAN CyberReadi berfokus pada beberapa aspek utama dalam membangun kesadaran keamanan digital di masyarakat, antara lain: Manfaat Program ASEAN CyberReadi Dengan adanya program ini, masyarakat dan institusi di ASEAN mendapatkan berbagai manfaat, di antaranya: ✅ Peningkatan Kesadaran Keamanan Siber – Masyarakat lebih memahami risiko siber dan cara melindungi diri secara online. ✅ Mengurangi Risiko Serangan Siber – Dengan edukasi yang tepat, potensi serangan siber dapat diminimalkan. ✅ Meningkatkan Kepercayaan Digital – Masyarakat lebih nyaman dan percaya dalam menggunakan layanan digital. ✅ Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Digital – Keamanan siber yang baik mendukung perkembangan ekonomi berbasis digital yang lebih kuat.

Asean cyberreadi (2020) Read More »

workshop on impacts of Internet of things to E-government applications in Asean(2022)

Internet of Things (IoT) telah menjadi salah satu teknologi kunci dalam transformasi digital, terutama dalam sektor pemerintahan. Workshop on Impacts of Internet of Things to E-Government Applications in ASEAN 2022 menjadi wadah penting bagi para pemangku kepentingan untuk memahami bagaimana IoT dapat meningkatkan efisiensi layanan pemerintahan di kawasan Asia Tenggara. Tujuan dan Fokus Workshop Workshop ini bertujuan untuk membahas dampak, tantangan, dan peluang penerapan IoT dalam sistem pemerintahan digital (e-government) di ASEAN. Beberapa poin utama yang menjadi fokus diskusi antara lain: Manfaat Implementasi IoT dalam E-Government Dengan penerapan IoT yang tepat, pemerintahan di negara-negara ASEAN dapat memperoleh berbagai manfaat seperti: ✅ Layanan Publik yang Lebih Cepat dan Efisien – Sistem administrasi yang lebih terotomatisasi dan berbasis data. ✅ Peningkatan Transparansi dan Akuntabilitas – Monitoring real-time yang memungkinkan masyarakat mengakses informasi pemerintahan dengan lebih mudah. ✅ Optimalisasi Pengelolaan Kota Pintar (Smart City) – Penggunaan IoT dalam transportasi, lingkungan, dan layanan darurat yang lebih cerdas. ✅ Penghematan Anggaran Pemerintah – Efisiensi dalam operasional dan pengelolaan infrastruktur.

workshop on impacts of Internet of things to E-government applications in Asean(2022) Read More »

Asean strategic guidance for Artificial Intelligence (2021)

Memahami Panduan Strategis AI ASEAN Artificial Intelligence (AI) telah menjadi teknologi kunci dalam mendorong transformasi digital di berbagai sektor, termasuk bisnis, pendidikan, kesehatan, dan pemerintahan. ASEAN Strategic Guidance for Artificial Intelligence 2021 hadir sebagai pedoman penting bagi negara-negara anggota ASEAN dalam mengembangkan dan menerapkan AI secara etis, aman, dan inklusif. Tujuan dan Fokus Strategi AI ASEAN Panduan ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem AI yang mendukung pertumbuhan ekonomi, inovasi, serta kesejahteraan sosial di kawasan Asia Tenggara. Beberapa fokus utama dalam strategi ini meliputi: Dampak Positif Implementasi AI di ASEAN Dengan adanya strategi yang terarah, AI dapat membawa berbagai manfaat bagi negara-negara ASEAN, seperti: ✅ Transformasi Ekonomi – AI dapat meningkatkan efisiensi bisnis dan menciptakan peluang kerja baru di sektor teknologi. ✅ Inovasi dalam Pelayanan Publik – Penggunaan AI dalam e-government dapat mempercepat proses administrasi dan meningkatkan layanan publik. ✅ Peningkatan Keamanan Siber – Implementasi AI dapat membantu dalam mendeteksi ancaman siber secara lebih cepat dan akurat. ✅ Akses yang Lebih Luas terhadap Pendidikan – Teknologi AI memungkinkan personalisasi pembelajaran yang lebih efektif di dunia pendidikan.

Asean strategic guidance for Artificial Intelligence (2021) Read More »

Asean cyberkids camp (2016)

Mengasah Keterampilan Digital Anak Sejak Dini Di era digital yang terus berkembang, keterampilan teknologi menjadi hal yang sangat penting bagi generasi muda. ASEAN Cyberkids Camp 2018 hadir sebagai wadah bagi anak-anak di negara-negara ASEAN untuk mengenal dunia digital lebih dalam melalui pelatihan yang interaktif dan menyenangkan. Kamp ini bertujuan untuk membangun kesadaran akan keamanan siber, pemanfaatan teknologi secara positif, serta pengembangan keterampilan digital yang bermanfaat bagi masa depan mereka. Apa Itu ASEAN Cyberkids Camp? ASEAN Cyberkids Camp merupakan program tahunan yang diinisiasi oleh ASEAN untuk melatih anak-anak dalam memahami dan menerapkan teknologi digital dengan bijak. Program ini diikuti oleh berbagai negara anggota ASEAN dengan tujuan membangun literasi digital dan menanamkan kebiasaan aman dalam berinternet. Kegiatan yang Diberikan: Manfaat Mengikuti Program Seperti ASEAN Cyberkids Camp Mengikuti pelatihan serupa dengan ASEAN Cyberkids Camp memberikan berbagai manfaat bagi anak-anak, di antaranya:

Asean cyberkids camp (2016) Read More »

Scroll to Top