Studi Kelayakan Implementasi Open RAN di ASEAN: Peluang dan Tantangan
Pendahuluan Transformasi digital yang pesat di kawasan ASEAN telah meningkatkan kebutuhan akan infrastruktur telekomunikasi yang fleksibel dan hemat biaya. Salah satu solusi yang mulai mendapat perhatian adalah Open Radio Access Network (Open RAN), sebuah konsep inovatif yang memungkinkan operator telekomunikasi menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak dari berbagai vendor. Namun, sebelum implementasi Open RAN dapat dilakukan secara luas, perlu dilakukan studi kelayakan yang mempertimbangkan kesiapan infrastruktur, regulasi, dan kondisi pasar di setiap negara ASEAN. Apa Itu Open RAN? Open RAN adalah arsitektur jaringan yang memungkinkan interoperabilitas perangkat dari berbagai vendor, mengurangi ketergantungan pada penyedia tradisional, serta meningkatkan fleksibilitas dalam pengelolaan jaringan. Keuntungan utama Open RAN: Tantangan Implementasi Open RAN di ASEAN Meskipun menawarkan banyak manfaat, ada beberapa tantangan yang harus diatasi dalam penerapan Open RAN di ASEAN: Studi Kelayakan Open RAN di ASEAN Sebagai langkah awal, studi kelayakan Open RAN di ASEAN akan melibatkan beberapa tahapan utama: Kesimpulan Open RAN memiliki potensi besar untuk meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas infrastruktur telekomunikasi di ASEAN. Namun, tantangan seperti regulasi, integrasi teknologi, dan keamanan harus diselesaikan agar penerapan Open RAN dapat berjalan optimal. Studi kelayakan ini bertujuan untuk memberikan wawasan mendalam kepada pemangku kebijakan dan operator telekomunikasi mengenai cara terbaik untuk mengadopsi Open RAN di kawasan ASEAN.
Studi Kelayakan Implementasi Open RAN di ASEAN: Peluang dan Tantangan Read More »









